Hukum Bacaan Mad Shilah Thawilah, Begini Cara Baca dan Contohnya

Rilo Pambudi
Hukum Bacaan Mad Shilah Kubra (Thawilah) (Foto: Freepik)

Sebab dinamakan Mad Shilah karena bacaan panjang (mad) tidak akan terwujud kecuali jika dibaca lanjut (washal atau shilah) dan juga karena ha’ dhamir disambung dengan mad wau atau mad ya ketika dibaca lanjut. Dinamakan Thawilah karena dibaca panjang lebih dari 2 harakat.

Sehingga Mad Shilah Kubra adalah hukum ketika ha dhamir (kata ganti) yang dibaca panjang lebih dari 2 harakat ketika lanjut, dengan syarat ha’ dhamir tersebut terletak di antara dua huruf yang berharakat dan huruf keduanya adalah hamzah. 

Jika tidak bertemu hamzah, mad berubah menjadi Mad Shilah Sughra (Qashirah). Mad Shilah Thawilah boleh dibaca panjang sampai 2 setengah alif atau 5 harakat/ketukan.

Cara membaca Mad Shilah Thawilah adalah dengan memanjangkannya sampai 5 harakat atau 2 ½ alif, termasuk pada ha’ dhamir yang berharakat dhommah maupun kasrah.

Contoh dan Cara Baca Mad Shilah Kubra (Thawilah)

1. Surat Ali Imran ayat 30

وَبَيْنَهُ أَمَدًا بَعِيدًا

Latin: wabainahuu amadamba'iidaa.

Penjelasan: Huruf ‘ha dhamir’ pada bacaan wabainahuu bertemu dengan hamzah berharakat fathah, sehingga dibaca panjang 5 harakat.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tajwid Surat Al Maidah Ayat 32, Lengkap dengan Penjelasan dan Cara Pelafalannya

57 tahun lalu

10 Contoh Idgham Bighunnah, Lengkap dengan Cara Baca dan Pengertiannya

57 tahun lalu

Tajwid Surat Al-Humazah, Lengkap dengan Cara Membacanya

57 tahun lalu

Tajwid Al Isra ayat 32 yang Perlu Dipahami dan Pelajari 

57 tahun lalu

Hukum Tajwid Surat Al Adiyat Ayat 1-5 Beserta Alasannya dan Cara Bacanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal