“Ada sekitar enam pohon yang tumbang, angin kencang menerjang sekitar 10 menit, awalnya kecil lalu membesar. Objek wisata ini kami tutup dulu dan kami usahakan secepatnya dibuka lagi. Ditutup karena ada perbaikan pada jaringan listrik,” ucap Wardoyo.
Dia menjelaskan tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Angin kencang dan hujan deras menerjang saat objek wisata sudah tutup dan tak ada pengunjung di dalamnya.
Sementara itu sejumlah calon pengunjung tak mengetahui bahwa objek wisata Umbul Pengging ditutup. Mereka memaklumi jika objek wisata ditutup sementara karena rusak.
“Ya ini mau balik karena ternyata tutup. Sangat disayangkan kalau tutup tapi mau bagaimana lagi karena banyak pohon tumbang di dalam,” ujar salah satu calon pengunjung bernama Rama.
Selain menerjang Kecamatan Banyudono, angin kencang juga menerjang Kecamatan Teras dan Sawit. Hingga Rabu pagi tampak petugas listrik membenahi jaringan listrik di sejumlah wilayah di Boyolali.