Hujan Abu Merapi Guyur 2 Kecamatan di Boyolali, Warga Rasakan Sesak Napas

Tata Rahmanta
Warga memperlihatkan tanaman yang terdampak hujan abu Merapi, Senin (8/3/2021). (iNews/Tata Rahmanta)

BOYOLALI, Inews.id - Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah (Jateng)-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memuntahkan awan panas guguran, Senin (8/3/2021). Akibatnya, sejumlah desa di dua kecamatan di Kabupaten Boyolali diguyur hujan abu.

Dua kecamatan meliputi Kecamatan Musuk dan Tamansari. Meski tipis, namun abu sudah menyebabkan mata pedih dan pernapasan sesak. Meski demikan, status Gunung Merapi masih berada di level III atau Siaga.

Salah satu desa yang terdampak hujan abu vulkanis dari Gunung Merapi adalah Desa Mriyan, Kecamatan Tamansari Boyolali Sisa hujan abu dengan intensitas tipis masih terlihat' jelas menempel pada pohon dan daun tanaman serta di genteng rumah warga.

“Hujan abu tersebut  terjadi sekitar pukul 07.30 WIB  dan berlangsung hanya sekitar 10 hingga 15 menit,: kata Nurini, warga terdampak hujan abu.

“Meski tipis, namun abu vulkanis sudah meyebabkan mata pedih dan pernafasan sesak. Namun jika hujan abu berlangsung lama bisa meyebabkan tanaman mati,” katanya.

Sebelumnya Gunung Merapi pada Senin (8/3/2021) pagi sekitar pukul 07.12 WIB memuntahkan awan panas guguran dengan jarak sekitar 1000 meter memgarah barat daya. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
8 hari lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 2 Km ke Arah Barat Daya

10 hari lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 Km, Warga Diminta Waspada

12 hari lalu

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Hujan Abu Guyur Sejumlah Desa di Flores

16 hari lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,7 Km, Warga Diminta Waspada

17 hari lalu

4 Kendaraan Kecelakaan Beruntun di Boyolali, Pengemudi Avanza Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal