Hikmah Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19

Kastolani Marzuki
Berkurban merupakan bentuk implementasi ketakwaan kepada Allah SWT. (Foto: Antara)

Dosen UIN Syarif Hidayatullah ini menerangkan, setiap individu, apa pun posisinya,  yang mengaku beriman kepada Allah SWT pasti akan diuji. Seorang bapak dan suami akan diuji, sebagai Ibu dan istri akan diuji dan juga sebagai anak juga akan diuji. Ujian tersebut untuk membuktikan kebenaran iman kepada Allah.

Perintah Allah SWT kepada Ibrahim agar menyembelih putranya sendiri mengandung pesan, bahwa betapa pun besar cinta seseorang kepada anak atau apapun yang dimiliki, bukanlah sesuatu yang berarti bila Allah menghendakinya. Ridlo Allahlah yang sejatinya yang paling berarti dalam hidup ini.

Untuk membalas pengorban tersebut, Allah Swt memberikan pengganti seekor domba besar atas keberhasilan Ibrahim dan Ismail dalam melaksanakan perintah dan ujian yang amat berat itu, seperti diungkap Al-Quran (As-Shaaffat: 107):

 وَفَدَيْنَٰهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ

 “Dan kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar”.

Jika tiap Muslim mengedepankan iman, mendahulukan perintah Allah dari urusan yang lain, maka Allah SWT pasti menggantinya dengan lebih baik.

Nabi Ibrahim dengan ikhlas menjadikan anaknya sebagai kurban demi menjalankan perintah Allah SWT, seketika itu pula Allah memberikan pengganti yang lebih baik.

Ayat ini menunjukkan akan kepastian janji Allah untuk mengganti sebuah pengorbanan.

Begitu besarnya pahala kurban, sehingga sahabt Ibnu Abbas memotong ayam untuk membuktikan keimanannya, berkurban di hari idul adha.

"Maka dari itu, apa pun yang kita punya, maka mari kita keluarkan untuk kurban sebagai bukti iman dan untuk membantu sesama," katanya.

Tepatlah apabila perayaan Idul Adha ini digunakan untuk menggugah semangat berkorban untuk negeri tercinta yang saat ini sedang menghadapi musibah yang sangat berat, wabah covid 19.

Wabah ini juga menyebakan krisis moral, terpuruknya ekonomi masyarakat, pasar yang semakin sepi, pendidikan yang terhambat, PHK masal, serta pengangguran yang meningkat.

Dalam kondisi seperti ini, sebagai muslim yang baik, teruslah berdoa kepada Allah swt agar negeri kita menjadi selamat, aman, dan damai.

Wallahu A'lam.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

9 Keutamaan Berkurban di Hari Raya Idul Adha, Nomor 2 Jadi Kendaraan di Akhirat

57 tahun lalu

Rayakan Idul Adha dan HUT Bhayangkara, Polda Jabar Distribusikan 957 Hewan Kurban

57 tahun lalu

Hikmah Idul Adha, Wagub Jabar: Mementum Tolong-Menolong dan Berbagi

57 tahun lalu

Idul Adha 1442 Hijriah, Ridwan Kamil: Mohon Dibuka Pintu Maaf

57 tahun lalu

Ini Makna Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19 Menurut Wali Kota Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal