Hentikan Audisi Bulu Tangkis, Direktur PB Djarum: Kami Tidak Diberi Ruang

Nur Choiruddin
Anak-anak bersiap mengikuti audisi beasiswa bulu tangkis PB Djarum di GOR Satria, Purwokerto. Mulai 2020, PB Djarum menghentikan audisi bulu tangkis setelah berpolemik dengan KPAI. (Foto: iNews.id/Saladin Ayyubi)

KUDUS, iNews.id - Perseteruan antara Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan PB DjarumKudus berakhir dengan keputusan PB Djarum untuk menghentikan audisi beasiswa bulu tangkis pada 2020 mendatang.

Direktur PB Djarum, Yoppy Rosimin mengatakan, perseteruan antara KPAI dan PBD Djarum Kudus berkaitan dengan audisi beasiswa bulu tangkis yang digelar setiap tahun untuk mencari bibit-bibit muda pebulu tangkis sebenarnya sudah terjadi sejak satu tahun lalu.

Namun puncaknya terjadi ketika audisi tersebut kembali digelar tahun 2019 ini. Saat audisi pertama beasiswa bulu tangkis PB Djarum digelar di Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu, KPAI kembali meminta PB Djarum dalam audisi tersebut tidak menggunakan atribut atau brand image Djarum sebagai produsen rokok.

Dia menuturkan, beberapa kali dialog antara PB Djarum dan KPAI yang difasilitasi PBSI tidak membuahkan titik temu. Sejumlah tawaran yang diberikan PB Djarum tidak diterima KPAI, sampai pada akhirnya pada audisi di kota yang kedua yakni, Purwokerto, PBD Djarum mengumumkan secara terbuka bahwa pada tahun 2020 tidak lagi melakukan audisi umum secara terbuka.

“Kami (PB Djarum) merasa sudah tidak diberi ruang untuk meyelenggarakan audisi secara umum karena harus meninggalkan nama Djarum di belakang persatuan bulu tangkis tak bisa diterima,” kata Yoppy, Senin (9/9/2019).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif Jakarta Kudus Menghindari Banjir Semarang, Pilihan Wajib Saat Pantura Lumpuh Total!

57 tahun lalu

Identitas Pendaki Tewas Jatuh ke Jurang Gunung Muria, Mahasiswi Jekulo Kudus

57 tahun lalu

Kronologi Pendaki Tewas Jatuh ke Jurang Gunung Muria, Terpeleset saat Ambil Foto

57 tahun lalu

7 Tempat Nongkrong di Kudus, Nomor 2 Tersedia Menu Sangat Digemari Warga Lokal

57 tahun lalu

Hasil Olah TKP dan Bukti, Temuan Pasutri Tewas di Kudus Mengarah Kasus Pembunuhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal