Heboh Rekaman Suara Sebut Ada Korban akibat Gempa Salatiga-Semarang, Polisi: Itu Tidak Benar

Ahmad Antoni
Takut Guncang Gempa Susulan, Warga Semarang Dirikan Tenda Darurat (Foto: iNews/Lurisa Lulu)

"Beredar juga rekaman klarifikasi dan permintaan maaf bahwa info korban jiwa dan material itu tidak benar, namun kami masih melacak pembuatnya siapa," ujar Iptu Subhan.

Sementara, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy meminta masyarakat tidak panik serta tidak mudah termakan berita hoaks terkait rentetan gempa tersebut. Masyarakat juga diimbau tidak mudah menciptakan kegaduhan atau menyebar pesan yang belum diketahui kebenarannya.

"Pemerintah sudah mempunyai SOP terkait penanganan gempa dan bencana alam lainnya. Institusi Polri melalui Polres, Polsek dan Bhabinkamtibmas akan melakukan patroli dan pelaporan terkait rentetan gempa dan dampak yang diakibatkannya. Untuk masyarakat dihimbau tetap tenang dan waspada," kata Iqbal.

Sementara itu, terkait gempa yang terjadi di Salatiga dan sebagian Kabupaten Semarang pada dua hari terakhir ini, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono melalui akun Twitternya menjelaskan gempa tersebut adalah gempa swarm.

Gempa swarm, jelas dia, adalah serangkaian aktivitas gempa yang bermagnitudo kecil dengan frekuensi kejadian yang sangat sering dan relatif lama di suatu kawasan. Gempa swarm terjadi tanpa ada gempa utama (mainshock), seperti pada umumnya gempa utama lebih besar kekuatannya dibandingkan gempa susulan.

Gempa yang dimulai Sabtu (23/10) sekitar pukul 00.32 wib tersebut hingga saat ini minimal sudah terjadi 24 kali.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
1 jam lalu

Gempa Hari Ini Guncang Bandung, Cek Magnitudo dan Pusatnya

5 jam lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan Bali, Cek Magnitudo dan Pusatnya

6 jam lalu

Gempa Terkini Magnitudo 4,2 Guncang Mukomuko Bengkulu

22 jam lalu

Gempa Hari Ini Guncang Pangandaran, Cek Magnitudo dan Pusatnya

2 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Lumajang, Cek Magnitudo dan Pusatnya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal