Harus Hati-hati Mengeluarkan Fatwa, TGB Dukung Regulasi Sertifikasi Penceramah

Febrian Putra
Ketua OIAA Indonesia TGB HM Zainul Majdi saat menghadiri halal bihalal OIAA Jawa Tengah, Minggu (15/5/2022) di Kebumane, Jawa Tengah. (febri/MPI)

TGB menyebut, tentang dorongan untuk terus membaca kitab dan menyuarakannya, harus pula disesuaikan dengan kondisi. Tak serta-merta segala hal yang tertuang di dalam kitab kemudian difatwakan.

Dicontohkan, ketika ada ulama di Timur Tengah menulis kitab, mengkritik individu atau kelompok yang memojokkan Islam, fatwa yang disampaikan oleh ulama ini keras dan lugas terhadap para pencaci Islam.

“Fatwa ulama yang keras ini kemudian difatwakan di Indonesia jelas tak tepat. Karena ada di dalam situasi negara yang damai. Ini memberikan fatwa tanpa melihat konteks, ini kurang pas,” urainya.

Editor : Febrian Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Memperkuat Ekonomi Umat, TGB Deklarasikan Wadah Saudagar Azhary

57 tahun lalu

Kiai Fakhrillah Meninggal Dunia, TGB : Beliau Sosok yang Ramah

57 tahun lalu

Madura Berduka, Kiai Fakhrillah Meninggal Dunia, TGB Sampaikan Belasungkawa

57 tahun lalu

Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menanti Kedatangan TGB

57 tahun lalu

Guyonan TGB yang Membuat Petinggi Universitas Muhammadiyah Berau Terbahak-bahak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal