“Banyak pembeli yang memilih mengurangi jumlah belanja dan membeli eceran,” salah satu pedang telur, Sumedi, Selasa (6/12/2022).
Pedagang mengaku, biasanya dalam sehari bisa habis 10 peti telur. Namun kini hanya 5 peti telur. Dampak kenaikan harga, pedagang tidak berani menyetok telur dalam jumlah banyak.
Mereka takut merugi jika sewaktu-waktu harga telur turun. Pedagang yang biasanya menyediakan stok 30 peti, kini hanya 15 peti per hari. Naiknya harga telur diperkirakan karena stok di pasaran langka.