Harga Mahal, Petani Bawang Putih di Batang Untung Besar

Suryono Sukarno
Bupati Batang Wihaji saat panen raya bawang putih, Selasa (11/2/2020). (Foto: iNews/Suryono)

Tanaman tersebut diproyeksikan sebagai benih untuk swasembada pangan tahun 2021.  “Tanaman bawang putih memasuki masa panen panen di bulan-bulan ini sampai April 2020, sebenarnya bisa menolong kenaikan harga, tetapi kita masih menunggu intruksi apakah bisa untuk konsumsi dengan adanya kenaikan harga," kata Budi Setiawan.

Di tahun 2020 luasan tanaman bawang putih ada penambahan sebanyak 200 hektare dan dimungkinkan panen tahun 2021. Sesuai instruksi Kementerian Pertanian baru bisa untuk konsumsi.  

“Komuditas tanaman bawang putih sebagian besar di Kecamatan Bawang, Kecamatan Tebak ada 10 hektare di Desa Gerbang, Kecamatan Baso ada 22 hektare,” ujarnya. 

Dia mengatakan, Dinas Pangan Dan Pertanian Kabupaten Batang menargetkan per hektare tanaman bawang putih mampu menghasilkan tujuh ton melebihi target Kementerian Pertanian yakni, enam ton per hektare.

“Target bisa kita penuhi lanjut Budi Setiawan, andai saja tidak ada tidak terkena penyakit dan tidak ada hujan badai,” ucapnya.  

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Minibus Rombongan Seni Warok Masuk Jurang di Batang, 9 Orang Luka-luka

57 tahun lalu

Kawanan Lebah Mengamuk di Batang, 1 Orang Tewas 2 Luka-Luka

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif Jakarta Batang yang Lebih Cepat dan Lancar untuk Hindari Macet Jalur Pantura

57 tahun lalu

Panen Bawang, Legislator Perindo Mesak Mbura Komitmen Sejahterakan Petani Kupang

57 tahun lalu

Demo Ricuh di DPRD Batang, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal