Harga Komoditas Pangan di Sukoharjo Naik, Minyak Goreng Bersubsidi Kosong

Ary Wahyu Wibowo
Ilustrasi - komoditas beras yang dijual di pasaran. Foto: dok.

SUKOHARJO, iNews.id – Harga sejumlah komoditas pangan di Kabupaten Sukoharjo naik setelah perayaan Imlek. Selain itu, minyak goreng kemasan bersubsidi juga kosong di pasaran. 

Pedagang sudah tidak menerima pasokan minyak goreng dengan merek Minyak Kita dalam seminggu terakhir. Minyak goreng yang ada kini adalah model kemasan merek lain dengan harga jual antara Rp19.000 hingga Rp24.000 per liter.

Salah satu pedagang sembako di Sukoharjo, Bambang mengatakan, kenaikan harga paling signifikan adalah komoditas beras. Semua jenis beras mengalami kenaikan harga rata-rata Rp1.000 per kilogram. 

"Saya jualnya sudah dikemas 5 kilogram, tapi semua jenis beras harganya naik mulai minggu lalu," kata Bambang, Selasa (31/1/2023). 

Saat ini, harga beras medium paling murah Rp12.500 per kilogram. Harga naik mengingat sebelumnya pada kisaran Rp9.000 hingga Rp10.000 per kilogram. Selain harganya, kualitas beras juga menurun. Banyak beras yang dipasok ke pasaran kondisinya kurang bagus, seperti menguning atau ratio pecahnya tinggi. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan di Bangkalan, Mobil Boks Muatan Minyak Goreng Tabrak Pohong hingga Terguling

57 tahun lalu

Sukoharjo Geger! Mayat Waria Ditemukan dalam Kamar Mandi Kosan

57 tahun lalu

Masjid Al-Fajar di Sukoharjo Terbakar, Api Diduga akibat Korsleting Listrik

57 tahun lalu

Truk Tangki Tabrak Rumah di Sumedang, Warga Berebut Tumpahan Minyak Goreng

57 tahun lalu

Viral! Pemilik Toko di Pasuruan Tertipu Sales Keliling, Kardus Minyak Goreng Berisi Batako

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal