Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Boyolali Kurangi Ukuran dan Jumlah Produksi

Tata Rahmanta
Para perajin tempe di Ampel Kabupaten Boyolali sejak sebulan terakhir mengaku resah akibat kenaikan harga kedelai. (Tata Rahmanta)

BOYOLALI, iNews.id - Para perajin tempe di Ampel Kabupaten Boyolali sejak sebulan terakhir mengaku resah akibat kenaikan harga kedelai. Mereka terpaksa mengurangi produksi dan ukuran tempe diperkecil agar tetap bisa produksi.

Harga kedelai yang sebelumnya hanya Rp10.000 per kg saat ini sudah mecapai Rp13.000. Hal ini membuat perajin tempe memutar otak agar tetap bisa produksi dan tidak merugi.

Salah satu perajin tempe, wartini mengatakan sejak harga kedelai naik pihaknya terpaksa memperkecil  ukuran tempe.

“Selain itu saya juga mengurangi jumlah produksi yang biasa sehari produksi sampai 3 kuintal saat ini hanya 2 kuintal,” kata Wartini, Selasa (21/11/2023)

Para perajin berharap harga kedelai segera turun, agar perajin bisa memproduksi tempe seperti semula lagi.
 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Kematian Warga Boyolali Diduga gegara Sate Kiriman, 8 Orang Diperiksa Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Makam Warga Boyolali Dibongkar Polisi, Diduga Tewas usai Makan Sate Kiriman

57 tahun lalu

Komplotan Curanmor di Solo Raya Digerebek Polisi, Pelaku Sembunyi di Dalam Toren Air

57 tahun lalu

Isak Tangis Iringi Pemakaman Staf RSCM Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Timur

57 tahun lalu

Harga Kedelai Naik Imbas Perang AS, Perajin Tempe di Jember Kelimpungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal