Harga Kedelai Naik, Donat Tahu Asal Pekalongan Ini Makin Laris

Suryono Sukarno
Donat tahu yang dibuat Siti Mu’arofa-Risa Novianto, warga Desa Babalan Lor, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. (Foto: Suryono Sukarno)

PEKALONGAN, iNews.id - Donat tahu yang dibuat pasangan suami istri (pasutri) Siti Mu’arofa-Risa Novianto, warga Desa Babalan Lor, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan makin laris ketika harga kedelai melonjak naik. Pasangan muda ini bahkan sampai kewalahan memenuhi pesanan yang terus berdatangan.

Pesanan donat tahu berasal dari warga di sekitar Pekalongan. Donat dengan bahan dasar tahu, memiliki aneka rasa, seperti kacang, coklat, dan stroberi. “Ide membuat donat tahu ini karena kami berada di lingkungan perajin tahu,” kata Siti Mu’arofah, Selasa (5/1/2021).

Dirinya tak mengira, donat tahu ternyata sangat diminati masyarakat. Donat dibuat dengan bahan baku tahu yang belum jadi atau masih berupa cairan. Tahu kemudian dicampur terigu dengan perbandingan 1:2

Misalnya tahu satu liter untuk terigu 2 kg, kemudian ditambah telur, gula, serta bahan lainnya. “Setelah adonan jadi, dibuat cetakan donat dan digoreng hingga matang dengan api kecil. Sehingga warnanya cantik dan glowing,” jelasnya.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sadis! Ibu di Pekalongan Dianiaya Anak Kandung hingga Tewas

57 tahun lalu

May Day, Buruh Pekalongan Gelar Apel dan Doa Bersama di Monumen Juang

57 tahun lalu

3 Korban Ledakan Petasan di Pekalongan, 1 Remaja Tewas Usai Dirawat di RS

57 tahun lalu

Dramatis! Tas Pemudik Tertinggal di Bus, Polisi Kejar dan Temukan hingga Pekalongan

57 tahun lalu

17 Pemudik Telantar di Rest Area usai Paksa Turun dari Bus Mudik Gratis, Polisi Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal