Harga Kedelai hingga LPG Naik, Begini Respons Istana

Ariedwi Satrio
Seorang pekerja merapikan elpiji nonsubsidi yang mengalami kenaikan di salah satu pangkalan elpiji di Kulonprogo. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

JAKARTA, iNews.id – Istana merespons kenaikan sejumlah harga barang dan kebutuhan pokok. Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Edy Priyono menyebut kenaikan tersebut disebabkan ketidakpastian ekonomi global.

Edy menekankan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengingatkan sejak dini potensi kenaikan sejumlah harga barang tersebut. Hal itu, kata dia, perlu disikapi dengan bijak dan tidak perlu memunculkan kekhawatiran secara berlebihan.

Oleh karena itu, Edy meminta agar kenaikan harga barang itu dijadikan momentum bagi semua pihak untuk mulai menguatkan produksi dalam negeri dan mengurangi konsumsi barang-barang impor.

"Apa yang disampaikan bapak Presiden mengandung satu pesan kunci, yakni kita harus berani berubah dan berani mengubah," tegas Edy Priyono melalui keterangan resminya, Minggu (6/3/2022).

Menurutnya, ketidakpastian ekonomi global akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, ditambah munculnya konflik Rusia-Ukraina, berimplikasi pada produksi dan konsumsi. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ribuan Nelayan Pati Demo di Kantor Bupati, Protes Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi

57 tahun lalu

Bareskrim Bongkar Penyalahgunaan LPG Subsidi di Klaten, 2 Tersangka Ditangkap

57 tahun lalu

Ramai Isu Harga BBM Naik, Warga Surabaya Rela Antre di SPBU Mengaku Takut Kehabisan

57 tahun lalu

Kenaikan BBM April 2026, Pemerintah Pastikan Belum Ada Penyesuaian Harga

57 tahun lalu

Panik Isu Harga BBM Bakal Naik 1 April, Warga Jember Serbu SPBU hingga Picu Antrean

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal