Harga Jual Bawang Merah Petik Fluktuatif, Petani Demak Rugi Besar

Sukmawijaya
Bawang merah petik hasil panen petani di Kabupaten Demak. Foto: iNews/Sukmawijaya.

Anjloknya harga bawang diduga sebagai dampak adanya panen raya dari darah lain. Seperti kawasan Majalengka (Jawa Barat), Kabupaten Nganjuk (Jawa Timur) dan panen raya dari kawasan Jogjakarta.

Anjloknya harga bawang ditengarai juga akibat penambahan luasan tanam di Demak. Semula sentra bawang hanya didominasi di Desa Pasir, Kecamatan Mijen, dan Desa kuwu, Kecamatan Dempet. Namun sekarang, area tanam bawang merah di Demak bertambah menjadi sekitar 15 desa. 

Meskipun petani juga memberlakukan sistem tanam di luar musim atau tanam berjangka, namun fluktuasi harga bawang masih tetap merugikan petani. Sedangkan untuk menunda penjualan, berisiko dengan kualitas bawang. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Geger! Mayat Pria asal Demak Ditemukan dalam Hutan Darupono Kendal

57 tahun lalu

Tragis! Petani Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu saat Cari Padi Sisa Panen

57 tahun lalu

Tragis! Niat Pasang Jebakan Tikus, Petani di Blora malah Tewas Tersetrum

57 tahun lalu

Pilu! Bocah Hilang Korban Banjir Demak Ditemukan Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal