Harga Beras Melambung, Warga Purworejo Konsumsi Growol

Hartoyo
Seorang warga di Purworejo mengonsumsi growol, makanan tradisional dari singkong sebagai pengganti nasi. (Foto: iNews.id/Hartoyo)

Ya, banyak yang beli growol sekarang sejak harga beras naik. Selain untuk cemilan, juga bisa jadi alternatif pengganti nasi,” kata Sukmo, pembuat growol.

Dia menjelaskan, growol terbuat dari singkong. Sebelum dimasak, singkong dikupas dan direndam selama tiga hari. Setelah itu, dicuci dan dihaluskan kemudian dimasak dan dicetak.

Sukmo mengakui, saat ini pemerintah daerah sudah menjadikan growol sebagai makanan tradisional yang wajib ada di acara-acara resmi pemerintah. Kepedulian pemerintah daerah itu membuat perajin growol mulai terangkat kesejahteraannya.

"Sekarang ini mulai banyak pesanan terutama kalau ada acara resmi di kabupaten. Harapan saya, pemerintah bisa membantu permodalan," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, harga beras di hampir semua daerah di Jateng mengalami kenaikan signifikan. Beras kualitas medium dijual Rp13.000 per kg. Sedang beras kualitas premium dijual hingga Rp14.000/kg. Kenaikan harga beras tersebut menyulitkan warga terutama masyarakat berpenghasilan rendah.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sikap Petani Singkong Ini Bikin Kesal Gubernur Lampung: Saya Capek Ngurusin Kamorang Semua

57 tahun lalu

Harga Beras Mahal Tak Terjangkau, Ratusan Warga Kebun Jeruk Bandung Serbu Pasar Murah

57 tahun lalu

Tak Ada Beras Murah di Purwakarta, Tukang Nasi Uduk Kurangi Pembelian dan Porsi

57 tahun lalu

Harga Naik Rp2.000 per Kilogram, Beras Murah di KBB Sulit Didapat

57 tahun lalu

Asal Usul Dadar Gulung Ternyata Berawal dari Orang Romawi Kenalkan Pancake

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal