Gus Yaqut Sebut Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi sebagai Pencoleng Agama

Kastolani Marzuki
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas saat Apel Kebangsaan. (Foto: Istimewa)

REMBANG, iNews.id - Ketua Umum Pimpinan Pusat GP AnsorYaqut Cholil Qoumas meminta aparat tegas pada pelaku kekerasan yang menewaskan satu keluarga di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng). Dia menyebut para pelaku sebagai 'pencoleng agama' yang mengakibatkan empat orang jadi korban perilaku biadab atas nama agama.

"Kami minta aparat tindak tegas pencoleng-pencoleng agama di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah," ujar Gus Yaqut-sapaan akrabnya saat menyampaikan orasi dalam Apel Kebangsaan di hadapan jutaan kader GP Ansor secara virtual di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Minggu (29/11/2020).

Lebih lanjut, Gus Yaqut memberi peringatan pada kelompok-kelompok kecil yang senang mengatasnamakan agama. Perilaku biadab yang sangat merugikan agama. Ansor Banser akan setia bersama TNI/Polri mengadang kelompok perusuh.

"Hentikan perilaku kalian atau akan berhadapan dengan Ansor Banser. Kami, Ansor Banser siap bersama TNI/Polri mengadang mereka," katanya.

Selain merespons dinamika politik kekinian, Gus Yaqut juga meminta semua kader menjadi contoh penerapan protokol kesehatan. Bahu membahu menghadapi era pandemi Covid-19. Termasuk komitmen untuk tidak asal menggelar acara atas nama agama sekalipun, tapi mengabaikan keselamatan masyarakat.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Mama Muda Dibunuh-Dibakar Mantan Pacar di Muara Enim gegara Minta iPhone

57 tahun lalu

Mama Muda di Muara Enim Dibunuh Mantan Pacar, Jasad Dibakar lalu Dibuang ke Sungai

57 tahun lalu

Biadab! Remaja di Makassar Perkosa dan Bunuh Bocah 12 Tahun usai Nonton Video Porno

57 tahun lalu

Siswi SMK di Cianjur Tewas dalam Rumah, Mulut Berbusa hingga Keluar Darah dari Kemaluan

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pria Bunuh Selingkuhan di Kamar Hotel Makassar, Pelaku Cemburu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal