Gus Yaqut: Jangan Ikuti Tokoh Petamburan yang Tak Pedulikan Keselamatan Jemaah

Kastolani Marzuki
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Istimewa)

REMBANG, iNews.id – Ketua Umum Pimpinan Pusat GP AnsorYaqut Cholil Qoumas prihatin dengan terus bertambahnya warga dan jemaah yang terpapar virus corona akibat kerumunan kegiatan di Pertamburan, Jakarta Pusat. Dia menilai, kejadian ini menunjukkan pelanggaran protokol kesehatan berdampak pada semakin banyaknya kasus baru Covid-19.

“Kasus ini juga menunjukkan tokoh Petamburan tidak peduli dengan keselamatan jemaahnya,” ujar Gus Yaqut-sapaan akrabnya saat memberikan orasi pada Apel Kebangsaan Virtual Banser di Kabupaten Rembang, Minggu (29/11/2020).

Melihat besarnya pelanggaran tersebut, Gus Yaqut meminta agar kasus kerumunan di Petamburan ini menjadi yang pertama sekaligus terakhir. Sebab jika tidak diatasi, rakyat kecil yang akan terus menjadi korban.

Berpijak pada kasus di Petamburan ini, Gus Yaqut juga meminta pemerintah bisa bertindak tegas dan menjauhkan dari tawar menawar demi kepentingan politik atau apapun.

“Tidak peduli yang melanggar itu habaib, wali kota, atau tokoh Ansor Banser sekalipun. Jika melanggar harus ditindak,” katanya dengan tegas di hadapan seluruh kader Ansor dan Banser se-Indonesia dan empat cabang luar negeri yakni Malaysia, Mesir, Korea Selatan dan Taiwan dengan protokol kesehatan ketat, memakai masker, faceshield serta menjaga jarak.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Soroti Kasus Gus Yaqut, Mahfud MD: Pimpinan KPK Tak Berwenang Tetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Pakar Hukum Ubhara Kritik KPK dalam Konstruksi Hukum Kasus Kuota Haji

57 tahun lalu

Kader Ansor se-Bandung Raya Gelar Istighasah Doakan Gus Yaqut Hadapi Kasus Kuota Haji

57 tahun lalu

LBH Ansor Bali Soroti Kasus Kuota Haji yang Jerat Gus Yaqut Jadi Tersangka Korupsi

57 tahun lalu

Kapolri Pimpin Apel 10.000 Banser di Cirebon, Jaga Nataru 2026 dan Dukung Misi Asta Cita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal