Guru Besar Unnes Sebut Pupuk Nonsubsidi Bukan Wewenang Pemerintah

Ahmad Antoni
Petani saat menanam padi. Mahalnya pupuk nonsubsidi saat ini tengah dikeluhkan para petani. (ilustrasi/foto Dok iNews)

SEMARANG, iNews.id – Mahalnya pupuk nonsubsidi yang saat ini tengah dikeluhkan para petani menjadi perhatian Guru Besar Ekonomi Pertanian Universitas Negeri Semarang (Unnes), Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti. Dia mengatakan, pupuk nonsubsidi bukan lah tanggung jawab dari pemerintah

"Pupuk subsidi sebenarnya adalah program pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan dengan membantu petani dalam meningkatkan produktivitasnya. Sedangkan pupuk non subsidi adalah untuk perusahaan dan pelaku usaha," kata Sucihatiningsih, Senin (12/7/2021).

Menurutnya, untuk wewenang dan pengguna pun sudah jelas antara pupuk subsidi dan nonsubsidi. Dalam alokasi dan distribusi pupuk subsidi menjadi tanggung jawab pemerintah, dimana distribusi pupuk tersebut harus sesuai dengan kebutuhan dan tepat sasaran. 

"Namun untuk distribusi dan alokasi pupuk non subsidi yang bukan merupakan program dari pemerintah, tentu hal ini sudah termasuk diluar kewenangan pemerintah," katanya. 

Selain itu, kata dia, untuk kualitas antara pupuk subsidi dan non subsidi merupakan produk yang sama dan mempunyai kualitas yang sama. Pupuk bersubsidi diatur oleh Menperindag harus memenuhi 6 prinsip, yaitu jenis, jumlah, harga, tempat, waktu dan mutu. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Tragis! Petani Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu saat Cari Padi Sisa Panen

57 tahun lalu

Tragis! Niat Pasang Jebakan Tikus, Petani di Blora malah Tewas Tersetrum

57 tahun lalu

Oknum Guru Besar Unpad Diduga Lecehkan Mahasiswa Asing, Ini Respons Rektor

57 tahun lalu

Dendam Lama Berujung Maut, Petani di Lampung Barat Tewas Ditembak dan Dibacok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal