PEMALANG, iNews.id – Warga lima kabupaten diminta tidak panik dan tetap tenang menyusul peningkatan status Gunung Slamet oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung dari aktif Normal (level I) ke level II (Waspada), Jumat (9/8/2019) pukul 09.00 WIB.
Meski demikian, warga harus selalu meningkatkan kewaspadaan dan dilarang beraktivitas di radius 2 km dari puncak gunung.
Petugas pos pengamatan Gunung Slamet di Gambuhan, Pulosari, Pemalang, Sukedi mengatakan, aktivitas Gunung Slamet terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Sepanjang hari ini sudah terjadi 869 gempa tremor dengan amplitudo 0,5 sampa 1 mm.
“Sejak beberapa hari terlihat meningkat. Dari data seismograf hari ini ada sebanyak 869 gempa tremor dengan amplutudo 0,5 sampai 1 mm,” kata Sukedi.
Menurut Sukedi, dengan peningkatan status itu masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 2 km dari puncak gunung. “Masyarakat masih boleh aktivitas namun dilarang di radius 2 km dari puncak gunung. Selain itu seluruh jalur pendakian ditutup karena kondisi bisa membahayakan ,” ucap pria berkumis lebat itu.