Gunakan Karung Pasir, Petugas Bersama Warga Berjibaku Tambal Tanggul Jebol Sungai Bremi

iNews
Penanganan darurat tanggul jebol Sungai Bremi di Pabean, Kota Pekalongan dilakukan bergotong-royong oleh warga bersama petugas, relawan serta pemerintah daerah. (Foto: iNews).

PEKALONGAN, iNews.id - Penanganan darurat tanggul jebolSungai Bremi di wilayah Pabean, Kota Pekalongan dilakukan secara gotong royong. Warga bersama TNI, Polri, BPBD, relawan serta pemerintah daerah bahu-membahu menutup tanggul agar luapan air dan banjir segera teratasi.  

Tanggul yang jebol menyebabkan air meluap ke permukiman warga. Penutupan dilakukan secara manual menggunakan karung pasir, kayu, bambu dan material darurat. 

Berkat kerja sama semua pihak, kondisi banjir mulai surut dengan ketinggian air 20-50 sentimeter.  

Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid memastikan, seluruh unsur terkait bekerja maksimal. Dia menegaskan bahwa soliditas dan gotong royong menjadi kunci utama agar kondisi darurat bisa segera terkendali. 

"Keterlibatan warga sebenarnya menjadi kunci cepatnya penanganan. Warga sangat luar biasa sampai tidak bekerja," ujar  Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tanggul Sungai Widodaren Jebol, Jalur Pantura Pati-Rembang Terendam Banjir

57 tahun lalu

Tanggul Jebol Picu Banjir Besar di Tanggamus, Ratusan Rumah Terendam

57 tahun lalu

Terancam 12 Tahun Bui, Pengasuh Padepokan di Pekalongan Bantah Cabuli Santriwati

57 tahun lalu

Geger Pengasuh Padepokan Cabuli Santriwati di Pekalongan, Orang Tua Jemput Anak

57 tahun lalu

Diperiksa 12 Jam, Pimpinan Padepokan di Pekalongan Jadi Tersangka Pencabulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal