"Kalau dilihat dari ekonomi global, sebetulnya China akan tambah bagus. Tahun ini 4,6 persen bisa menjadi 5 persen. Peluang bahwa China akan lebih baik, mari kita berdagang, berinvestasi juga dengan China," ucapnya.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau agar pelaku usaha Tanah Air berdagang dengan India karena peluangnya yang cukup besar.
"Pertumbuhan ekonomi tahun ini di India bisa 5,8 persen, tahun depan bisa 6,3 persen. Peluang ke India itu besar, pariwisata, batu bara, energi. Bahkan di India sedang gemar pariwisata ke Indonesia, termasuk wilayah Jawa dan Bali," ujarnya.
Selain itu, furnitur dan kuliner juga sedang digemari oleh konsumen India.
"Mengembangkan pariwisata di sana untuk bisa copy (menyalin) kuliner Indonesia. Di sana ada beda-beda makanannya tapi semua pakai kari, nggak ada pecel, nasi liwet, gudeg, soto. Makanya ada yang meng-hire chef dari Jawa Barat," tuturnya.
Melihat potensi Indonesia, India sangat ingin berdagang dengan Indonesia, baik di bidang pertambangan, investasi, maupun yang berkaitan dengan pariwisata dan UMKM.