Guangzhou Bak Kota Mati, Mahasiswa Indonesia Dilanda Krisis Makanan akibat Virus Korona

Suryono Sukarno
Mahasiswa Indonesia yang berada di Guangzhou, China mulai dilanda krisis makanan akibat selutuh toko tutup. (Foto: iNews/Suryono)

Bahrun mengaku sudah berkoordinasi dengan Keduataan Besar Republik Indonesia (KBRI) di China untuk bisa segera dipulangkan ke Tanah Air.

“Meski jarak kota kampus kami dari Wuhan sekitar 700 km, namun penyebaran virus korona ternyata sangat cepat. Kami mahasiwa berharap agar pemerintah Indonesia segera cepat mengevakuasi para mahasiswa ini,” kata mahasiswa semester 8 Jurusan Teknik Sipil Zhejiang University of Technology.

Kota Guangzhou, China sepeti kota mati akibat virus korona di Wuhan. (Foto: istimewa)

Ibunda Bahrun, Mahmudah mengaku khawatir dengan kondisi kesehatan anaknya di China akibat serangan virus korona. “Kami sebagia orang tua tentu khawatir, sangat berharap anak kami bisa segera kembali ke Tanah Air dengan selamat dan sehat,” katanya. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China

57 tahun lalu

Kronologi Gadis Indramayu Jadi Korban TPPO di China, Dijanjikan Kerja Restoran

57 tahun lalu

WNA China Rampok Rumah Mewah di Bogor Pakai Topeng Lionel Messi, 2 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Polda Sultra Ambil Alih Penanganan Kasus 4 TKA China Aniaya Buruh Lokal di PT IPIP

57 tahun lalu

Bekerja Hanya Miliki Visa Wisata, 8 WNA asal China Ditangkap Imigrasi Cirebon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal