"Saya menerimanya itu beliau sebagai menteri. Kalau ketua umum saya kan bukan siapa-siapa. Pak Prabowo, pak Airlangga mas giring, sebagai Menteri. Saya kader biasa kok, udu siapa-siapa. Kenapa ketua umum ketemu aku. Tidak ada gunanya," terangnya.
Selain itu, Gibran juga mengungkapkan siap jika DPP PDIP memintanya untuk mengumpulkan relawan Ganjar. Namun, ia menggarisbawahi relawan tidak bisa diarahkan.
"Saya kemarin sudah menjelaskan. Pak kalau saya disuruh untuk mengumpulkan relawan saya untuk mendukung Ganjar untuk bisa lebih ramai lagi. Relawan itu tidak bisa diarahkan," ujarnya.