Tak lama kemudian, bidan desa bersama petugas kesehatan datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi bayi.
Bidan Desa Kedunggading, Ida Puspita, mengatakan bayi ditemukan masih lengkap dengan tali pusar dan plasenta yang belum dipotong.
"Bayinya laki-laki dibungkus atasan ibunya. Kondisinya baik-baik saja tapi kedinginan, masih ada ari-arinya," ujarnya.
Petugas kesehatan kemudian membawa bayi tersebut ke Puskesmas Ringinarum untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut karena kondisinya mengalami kedinginan.
Dari hasil pemeriksaan medis, bayi tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan berat badan 2,4 kilogram dan panjang tubuh 46 sentimeter.
Petugas memperkirakan bayi tersebut baru dilahirkan beberapa jam sebelum ditemukan warga di pekarangan rumah. Kasus penemuan bayi itu kini ditangani Polsek Gemuh. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap pelaku pembuangan bayi.
Kapolsek Gemuh Iptu Zarkoni mengatakan penyelidikan masih terus dilakukan dengan menelusuri kemungkinan adanya warga yang baru melahirkan. Saat ini bayi laki-laki tersebut masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Ringinarum. Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kasus tersebut segera melapor kepada petugas.