Ganjar Pranowo-Taj Yasin Berpotensi Besar Menang di Pilgub Jateng

Abdul Rochim
Cagub Jateng nomor urut 1, Ganjar Pranowo saat kampanye terbuka pertama di Grobogan. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id – Survei terbaru yang dilakukan Charta Politika Indonesia pada 23-29 Mei 2018 lalu, pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Ganjar Pranowo-Taj Yasin berpotensi besar menang dari rivalnya, paslon nomor urut 2, Sudirman Said-Ida Fauziyah.

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya saat merilis hasil survei di Jakarta mengatakan, persaingan di Pilkada Jateng tidak terlihat sengit. Paslon nomor urut 1, Ganjar-Taj Yaain unggul jauh sebesar 70,5 persen sementara paslon nomor urut 2, Sudirman Said-Ida Fauziyah hanya mengantongi 13,6 persen suara. Selebihnya 15,9 persen suara belum menentukan pilihan.

Yunarto mengatakan, sejak awal untuk Pilkada Jateng memang sangat tidak kompetitif dan tidak ada pergerakan. Sebab, ada satu parpol yang sangat dominan di provinsi ini, yakni PDI Perjuangan.

“Apalagi tingkat persepsi kepuasan publik terhadap kinerja Ganjar mencapai 73,8 persen. Kalau tidak ada tsunami politik misalnya OTT (operasi tangkap tangan), hampir pasti Ganjar menang karena tingkat pengenalan Ganjar mencapai 86,8 persen dan tingkat kesukaan 96,6 persen,” papar Yunarto, Kamis (7/6/2018).

Kondisi di Jateng sangat berbeda dengan Pilkada Jawa Barat dan Jawa Timur. Di dua daerah itu diperkirkaan bakal terjadi pertarungan sengit saat pilkada yang akan digelar serentak pada 27 Juni 2018 mendatang. Bahkan, dalam survei terbaru yang dilakukan Charta Politika Indonesia pada 23-29 Mei 2018 lalu, di kedua daerah tersebut belum bisa diketahui pemenangnya karena selisih perolehan suara antarpaslon yang berpotensi menang masih di bawah margin or error 2,83 persen.

Pilkada Jawa Timur hanya diikuti dua paslon, yakni nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarnoputri. Dalam hasil survei perolehan suara kedua paslon sangat ketat, selisihnya hanya di bawah 1 persen atau tepatnya 0,8 persen, jauh di bawah margin of error. Pasangan Khofifah-Emil unggul tipis di angka 44,6 persen sementara Gus Ipul-Puti meraih 43,8 persen.

Sementara di Pilkada Jabar, dari empat paslon yang bakal bertarung, pasangan nomor urut 1 Ridwan Kamil-UU Ruzhanul Ulum meraih 37,3 persen, bersaing ketat dengan paslon nomor urut 4, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi di angka 34,5 persen. Paslon nomor urut 2, Tb Hasanuddin-Anton Charliyan hanya meraih 7,8 persen dan paslon nomor urut 3 Aan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) hanya mengantongi 7,6 persen suara.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kabar Duka, Prasetyowati Tyas Purwani Kakak Kandung Ganjar Pranowo Meninggal

57 tahun lalu

41 Daerah Lawan Kotak Kosong di Pilkada 2024, Ganjar: Biasanya Menang

57 tahun lalu

PDIP Ungkap Strategi Menangkan Andika-Hendi di Pilkada Jateng

57 tahun lalu

Ini Penjelasan PDIP dan PKB soal Duet Andika Perkasa–Gus Yusuf di Pilgub Jateng

57 tahun lalu

Ganjar Beri Semangat Palti Hutabarat dalam Sidang Pleidoi: Kamu Tidak Sendirian!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal