SEMARANG, iNews.id - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo kembali menegaskan tidak boleh ada sekolah yang menahan ijazah alumni. Jika masih ada yang nekat menahan ijazah atas alasan uang, Ganjar tidak ragu untuk mencopot kepala sekolah (kepsek) dari jabatannya.
"Tidak ada lagi sekarang. Semua yang lapor ke saya itu langsung saya minta ambil ijazahnya, ngomong sama kepala sekolahnya. Biasanya kalau WA ke saya, tunjukkan WA-nya itu. Kalau ijazah tidak dikasih karena alasan uang, lapor saya. Saya copot kepala sekolahnya. Sekarang hampir semua yang ada itu keluar," kata Ganjar, Kamis (27/8/2020).
Ganjar menyampaikan hal itu menanggapi laporan terkait penahanan ijazah milik alumni SMKN 1 Cepu, Kabupaten Blora. Laporan tersebut sebelumnya masuk kepada anggota Dewan Pendidikan Blora, Singgih Hartono, dan diteruskan ke Ganjar.
Hari Rabu (26/8/2020) kemarin, Singgih bersama sekitar sembilan mantan siswa SMKN 1 Cepu mendatangi kepala sekolah untuk media si dan meminta ijazah diberikan.
"Di Blora itu ada beberapa. Kemarin dilaporkan oleh Pak Singgih dan sudah langsung diminta ke sekolah. Alhamdulillah langsung diberikan semuanya," ujar Ganjar.