Es Semanggi Kota Magelang, Pleretnya Kenyal Lembut di Lidah

Puji Hartono
Sajian kuliner Es Semanggi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Menowo, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang. (Foto: iNews/Puji Hartono)

MAGELANG, iNews.idEs Semanggi menjadi salah satu kuliner khas Kota Magelang. Es dengan campuran susu coklat, sirup aneka rasa ditambah pleret (tepung beras), membuat rasanya segar dan nikmat. 

Depot Es Semanggi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Menowo, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, selalu ramai dikunjungi warga lokal maupun pelancong luar daerah. Terdapat beragam menu es yang dapat dipesan, seperti es coklat pleret, es susu, hingga es sirup aneka rasa. 

Sumilah pemilik Depot Es Semanggi mengatakan, usaha yang dijalani telah berlangsung turun temurun. “Saya generasi kedua mewarisi dari orang tua. Warung dibuka mulai tahun 1951, saya belum lahir,” kata Sumilah, Selasa (2/2/2021). Sedangkan nama Semanggi terinspirasi dari daerah di Jakarta. 

Dulu kakeknya berdinas di Jakarta di kawasan Jembatan Semanggi, dan pernah berpesan. Jika kelak adiknya berjualan warung, maka diminta diberi nama Semanggi.  Sementara, komposisi utama minuman Es Semanggi adalah perpaduan antara santan, sirup beraneka rasa dan pleret. 

Pleret merupakan campuran es berbahan baku tepung beras dan air yang dimasak dan dicetak bulat. Pleret memiliki rasa kenyal dan lembut di lidah, membuatnya digemari para pembeli. Minum Es Semanggi semakin lengkap didampingi aneka makanan ringan. Seperti tahu bacem hingga onde-onde. 

Harga Es Semanggi bervariasi i tergantung rasa, mulai Rp5.000 hingga Rp10.000. “Saya suka pleret kelapa roti yang coklat. Rasanya cocok, apalagi kalau suasananya pas panas. Saya sering ke sini, Es Semanggi memang menjadi khasnya,” kata Ulul, salah satu pelanggan. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tunangan Dilecehkan, Pemuda di Magelang Nekat Aniaya Teman hingga Tewas

57 tahun lalu

Pohon Tumbang Timpa Peziarah di Gunung Tidar Magelang, 1 Orang Tewas 4 Terluka

57 tahun lalu

Tipu Muslihat Ayah Bejat di Magelang, Mengaku Kerasukan Perkosa Anak selama 4 Tahun

57 tahun lalu

Isak Tangis Iringi Pemakaman Syafiq Ali, Pendaki yang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet

57 tahun lalu

Usai Divisum, Jenazah Pendaki Syafiq Ali Dibawa ke Magelang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal