Menurutnya, Gantangan Pertapa yang dibuat Pena Mas Ganjar dapat mewadahi sekaligus menyatukan seluruh komunitas pencinta burung yang ada di Tegal.
"Kami mendukung penuh, kami memberikan support secara maksimal kepada komunitas ini untuk lebih bersemangat dalam proses gantangan atau biasanya lomba burung perkutut," katanya.
Pena Mas Ganjar bertujuan membuat gantangan selain sebagai bentuk mendukung kearifan lokal, juga untuk menunjukkan bahwa burung perkutut adalah burung yang masih dianggap oleh masyarakat Jawa sebagai burung kebudayaan.
Hal itu pun masih dijaga oleh masyarakat Jawa, termasuk seluruh komunitas Pertapa dan pecinta perkutut lainnya yang ada di Tegal.
Oleh sebab itu, melalui Gantangan Pertapa, Pena Mas Ganjar turut serta menyosialisasikan figur Ganjar Pranowo sebagai pemimpin yang mencintai kebudayaan Nusantara, khususnya kebudayaan Jawa.