Didik menambahkan pada awalnya korban tidak membawa identitas, sehingga jenazah dititipkan sementara waktu di RSUD dr R Soetrasno. Namun belakangan polisi menerima informasi terkait identitas korban berasal dari Batu, Malang, Jawa Timur. Berkat bantuan Polres Malang, akhirnya polisi Rembang bisa tersambung dengan keluarga korban di Surabaya.
“Jenazah korban selanjutnya diambil oleh pihak keluarga Sabtu pukul sebelas malam tadi (22/08), untuk dimakamkan, “ ucapnya.
Menurut penjelasan dari perwakilan keluarga, korban Satriyo Cokro Parikesit sudah lama hidup sebatang kara. Bahkan dia pergi dari rumah, dalam kondisi sakit-sakitan.