DPRD Semarang Soroti Mangkraknya Pembangunan Pasar Simongan

Andik Sismanto
Sejumlah pekerja terlihat masih melanjutkan pembangunan Pasar Simongan. (Foto: iNews.id/Andik Sismanto)

Dia menyebut, sampai saat ini proyek baru berjalan sekitar 50%. Artinya, proyek tidak mungkin bisa diselesaikan sampai akhir Desember. Bahkan meski sudah mengerahkan 74 anak buahnya, pembangunan tidak akan selesai.

Terpisah, Konsultan Pengawas Lapangan proyek Pasar Simongan dari PT Dieng Agung, Kusnadi menyatakan, hingga minggu ke-10 atau per 24 Desember 2017, pembangunan pasar itu baru 46% dari rencana 65%.

"Sebagai konsultan pengawas, kami sebenarnya sudah memperingatkan dan memberi masukan ke rekanan pelaksana agar mengejar keterlambatan. Namun semua itu tergantung pejabat pembuat komitmen (PPKom)," katanya.

Menurut dia, pekerjaan pembangunan pasar Simongan mulai kelihatan terlambat sejak minggu kedua dimulainya pekerjaan. Dari perjalanannya, diketahui rekanan pelaksana terkendala material.

"Kendala utamanya kami tidak tahu. Tapi yang jelas sejak awal kontraktor kesulitan mendatangkan material. Jumlah pekerja pun tidak sampai 50 orang, padahal seharusnya dibutuhkan setidaknya 100 orang," ucapnya.

Dikatakannya, secara normatif, pelaksana proyek masih bisa dilanjutkan pengerjaannya. Itupun dengan ketentuan dikenai denda 1%  dari nilai kontrak per harinya. Namun hal itu bisa dilaksanakan jika pemerintah tidak menutup anggarannya. "Tapi ini kan akhir tahun dan anggaran sudah di-close. Nanti tergantung PPkomnya," imbuhnya.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sragen Gempar! Siswi SD Berseragam Pramuka Tewas dalam Rumah, Ibu Histeris

57 tahun lalu

2 Remaja Hilang Terseret Ombak di Pantai Menganti Cilacap, 1 Orang Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

57 tahun lalu

Geger! Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Teras Rumah Warga Sragen

57 tahun lalu

Kronologi 2 Pelajar SMA Pemalang Hilang saat Latihan Dayung hingga Ditemukan Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal