DPRD Semarang Soroti Lambatnya Proyek Pasar Johar Baru

Andik Sismanto
Proyek pembangunan Pasar Johar Baru yang ditargetkan selesai akhir bulan ini belum menunjukkan perkembangan akibat terkendala cuaca. (Foto: iNews.id/Andik Sisamanto)

SEMARANG, iNews.id - Kalangan DPRD Kota Semarang, Jawa Tengah menyoroti lambatnya pembangunan Pasar Johar Baru di bekas Pasar Kanjengan Blok C dan D. Padahal, proyek pasar tersebut ditargetkan selesai akhir bulan ini.

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mengatakan, pembangunan Pasar Johar Baru di bekas Pasar Kanjengan masih jauh dari harapan.

"Pembangunan Pasar Johar Baru harus menjadi perhatian karena progresnya minim. Pembangunan tidak ada perubahan kemajuan yang signifikan," katanya, Kamis (7/12/2017).

Supriyadi mengatakan, alasan cuaca yang kurang mendukung dan lelang yang terlambat tidak bisa dijadikan alasan pembangunan Pasar Johar Baru lambat. Supriyadi meminta kontraktor pelaksana harus memiliki strategi agar pembangunan bisa selesai pada akhir Desember mendatang.

"Masih jauh dari harapan, mungkin cuaca yang tidak mendukung atau lelang mundur, tapi ini kewenangan pusat. Tapi kami menilai lamban," ujarnya.

Supriyadi khawatir jika pembangunan masih lambat, para pedagang akan semakin lama menunggu untuk kembali ke Pasar Johar. "Sering kali kita menerima keluhan pedagang yang sudah tidak betah berada di pasar relokasi," ucapnya.

Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Agus Riyanto mengatakan progres pembangunan pasar tersebut sangat lambat. Hal itu diketahui dari hasil inspeksi di lokasi pembangunan pasar.

"Kami meminta agar kontraktor dapat memaksimalkan pekerjaannya mengingat waktu yang sudah mepet, dengan menambah pekerja," katanya.

Ketua Paguyuban Pedagang dan Jasa Pasar (PPJP) rayon Johar, Surahman mengaku, pedagang sudah cukup lama menunggu untuk bisa segera pindah ke lokasi pasar baru.

"Semua pedagang berkomitmen akan menunggu proses pengerjaan pasar yang selesai akhir tahun 2019 dan pedagang akan masuk ke Pasar Johar Baru secara bersamaan," katanya.

Dia mengungkapkan, saat ini sudah sekitar 90% pedagang pindah ke tempat relokasi Pasar Johar di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Tahun 2018, giliran pedagang Pasar Yaik baru yang akan pindah setelah Pasar Johar relokasi tahap dua selesai akhir Desember nanti.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wali Kota Semarang Muncul ke Publik usai Kantor dan Rumahnya Digeledah KPK

57 tahun lalu

Perda BRID dan PPPA Resmi Disahkan, Wali Kota Semarang: Ini Urgensi Nasional

57 tahun lalu

Enggan Kembali ke Pasar Johar, 260 Pedagang Dicoret Disdag Semarang

57 tahun lalu

Praktik Judi di Kota Semarang Marak, Masyarakat Resah

57 tahun lalu

Legislator Semarang: 80 Persen Kedisiplinan Anak Hilang selama Pembelajaran Jarak Jauh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal