DPRD Jateng Minta Pemda Buat Regulasi Anggaran Madrasah dan Ponpes

Kastolani Marzuki
Anggota Fraksi PKB DPRD Jateng saat menggelar public hearing tentang dukungan pemda bagi pendidikan di ponpes dan madrasah. (Foto: istimewa)

SEMARANG, iNews.id - Dukungan pemerintah daerah (pemda) terhadap pendidikan madrasah maupun pondok pesantren selama ini ternyata belum jelas. Hal itu terlihat dalam Raperda Penyelenggaraan Pendidikan yang belum memberikan tekanan agar satuan organisasi tata kerja (SOTK) Pendidikan sebagai penyelenggara sekolah umum harus bersinergi dengan madrasah.

Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Tengah M Hendri Wicaksono mengatakan, dalam Raperda tersebut, tidak menyinggung sama sekali dukungan pemerintah daerah terhadap pendidikan pesantren dan madrasah lebih konkret.

“Padahal, keberadaan madrasah dan pesantren merupakan lembaga yang turut menjadi instrumen pendidikan karakter,” ujarnya dalam “Public Hearing tentang Raperda Penyelenggaraan Pendidikan sebagai upaya penguatan Madrasah dan Pesantren di Jawa Tengah” yang digelar Fraksi PKB DPRD Jawa Tengah di Gedung Berlian, Senin (8/10/2018).

Menurut Hendri, karena madrasah dan pesantren merupakan instrumen dalam penguatan pendidikan karakter, sudah seharusnya di dalam Raperda juga perlu meregulasi alokasi khusus anggaran di dalam APBD. “Ini dalam rangka pertanggung jawaban negara untuk penguatan madrasah dan pesantren dalam kerangka pendidikan karakter,” katanya.

Realitas selama ini, kata Hendri, menunjukkan bahwa madrasah dan lembaga keagamaan lainnya sebagai lembaga pembentuk karakter bangsa masih menjadi lembaga yang hidup seadanya. “Mayoritas dikelola swadaya serta gurunya digaji apa adanya,” ucapnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menag Salurkan Bantuan Setengah Miliar untuk Guru Madrasah dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua

57 tahun lalu

Sejarah Pondok Pesantren Lirboyo dan Sosok KH Abdul Karim yang Lahirkan Ulama Besar

57 tahun lalu

Hari Santri 2025, Menag Ungkap Pemerintah Siapkan Eselon 1 Khusus Tangani Pesantren

57 tahun lalu

Hari Santri 2025, Menag Nasaruddin: Pesantren Motor Peradaban Dunia

57 tahun lalu

Pesantren Lansia di Masjid Agung Demak Selama Ramadhan, Tidak Dipungut Biaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal