Diterjang Arus Sungai, Jembatan Berusia Ratusan Tahun di Grobogan Roboh

Rustaman Nusantara
Jembatan Teyeng di Desa Dapurno, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan yang roboh diterjang arus Sungai Lusi. Foto: iNews/Rustaman Nusantara.

Setelah Belanda meninggalkan Indonesia, jalur ini mangkrak dan tidak digunakan lagi untuk aktivitas perkeretaapian. Warga lalu merubah jembatan ini menjadi jalur alternatif yang menghubungkan Kecamatan Wirosari dan Kecamatan Kradenan. 

Jembatan mengalami kerusakan dan lapuk di seluruh lantainya yang terbuat dari kayu jati. Sementara, tiang penyangga yang berdiri di tengah sungai tergerus aliran air. 

Setelah jembatan roboh, warga Desa Dapurno di Kecamatan Wirosari, dan Desa Tanjungsari di Kecamatan Kradenani harus memutar melewati jembatan baru untuk beraktivitas. Waktu tempuh menjadi dua kali lipat lebih lama. 

Warga sangat menyayangkan atas robohnya jembatan peninggalan zaman Kolonial Belanda tersebut. Sebab cerita dan sejarah Jembatan Teyeng menjadi sirna. Sebelum roboh, Jembatan Teyeng selalu dibanjiri anak-anak muda untuk foto prewedding, refreshing, dan berswafoto setiap hari. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Antre Kupon Daging Kurban di Masjid Simpang Lima Purwodadi, Ribuan Warga Saling Dorong

57 tahun lalu

Pecatan Polisi Jadi Penipu di Grobogan, Bawa Kabur Mobil Warga Modus Bukti Transfer Palsu

57 tahun lalu

Kronologi Kecelakaan Tewaskan Sopir di Grobogan, Mobil Oleng Masuk Saluran Irigasi

57 tahun lalu

Kecelakaan Mobil Masuk Saluran Irigasi di Grobogan, 1 Orang Tewas

57 tahun lalu

Kronologi Ibu 2 Anak Ditemukan Tewas Dalam Sumur di Grobogan, Dilaporkan Hilang 4 Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal