"Mengkultuskan sampai mendewakan atau mengkultuskan seseorang itu sudah sangat jelas dilarang oleh ajaran kami, ajaran Islam. Sehingga penyambutan Habib Rizieq itu sah-sah saja dilakukan, suatu kewajaran bukan sebagai bentuk mengkultuskan," katanya.
Menurut Endro, sebagaj sesama muslim sudah sewajarnya mempererat tali silaturahmi sesama muslim. Apalagi, sosok Habib Rizieq dinilai termasuk sosok yang cukup vokal dan berani menyampaikan kebenaran. Keberaniannya itu dinilai sesuatu yang sangat dirindukan umat muslim.
"Beliau (Habib Rizieq Shihab) adalah tokoh ulama yang cukup vokal. Jadi umat mendambakan ulama yang kritis, ulama yang independen," katanya.
Sebelumnya Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii menyoroti munculnya fenomena mendewakan sosok yang mengaku keturunan nabi.