"Tiga orang luka-luka dirawat di rumah sakit," ucapnya.
Sementara itu, pengemudi mobil sempat melarikan diri pascamenabrak mesin pengisian bensin itu. Namun, tak jauh dari lokasi kepolisian berhasil menangkap pelaku lalu diamankan ke Mapolsek Laweyan. Lalu, pelaku dibawa ke Mapolresta Solo beserta barang bukti untuk pemeriksaan.
Saksi mata yang juga pegawai SPBU, Yusuf Ahmadi menjelaskan, di lokasi kejadian saat itu ada truk sedang mengisi BBM. Yusuf menduga, pelaku tak sabar mengantre.
"Kemungkinan karena tidak sabar menunggu truk itu lama mengisi, mobil Terios di belakangnya banting setir tapi enggak nyandak (tidak sampai) dan malah nabrak mesin," ujar Yusuf.
Sebelum menabrak mesin pompa, mobil tersebut menabrak satu sepeda motor yang sedang antre mengisi BBM. Mesin pompa yang ditabrak langsung roboh.
Untuk menghindari terjadinya kebakaran, petugas SPBU langsung mematikan pompa dan listrik di lokasi. Sementara itu, pengendara mobil Terios dilaporkan langsung kabur dari lokasi.
Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Pelaku Diperiksa Polisi, Begini Kronologi Mobil Tabrak Mesin BBM SPBU Bhayangkara Solo"