Dianggap Berkhianat pada PDIP di Pilkada, Bupati Semarang dan Putranya Terancam Dipecat

Ahmad Antoni
PDI Perjuangan. (Foto: Antara)

"Padahal awalnya anaknya Pak Mundjirin kita tawari maju sebagai calon wakil, nggak boleh. Tahu-tahu istrinya maju," ujar pria yang akrab disapa Bambang Kribo ini.

Sementara, anak Mundjirin, Biena Munawa Hatta yang juga kader PDI Perjuangan dan kini menjabat anggota DPRD Kabupaten Semarang.

"Anaknya kami beri ruang dengan menjadi anggota dewan karena percaya akan mendukung rekom. Kalau begini kan namanya tidak mendukung rekomendasi," katanya.

Sementara di Blora, kader PDI Perjuangan yang juga anggota DPRD setempat, Dwi Astutiningsih justru maju Pilkada Serentak 2020 melalui Partai Demokrat.

Padahal, PDIP memberikan rekomendasi pada Arief Rohman - Tri Yulisetyowati untuk maju di Pilkada Blora.

Dia menegaskan, yang bersangkutan jelas tidak tunduk pada perintah partai. Posisi sebagai legislator akan diganti melalui mekanisme pergantian antar waktu (PAW).

"Nanti kita pecati semua. Enak aja, sudah 10 tahun merasakan harkat martabat dari PDI Perjuangan, pindah begitu saja. Kan etikanya nggak ada," katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penggeledahan di Indramayu, KPK Sita Dokumen Penting dari Rumah Ketua PDIP Jabar Ono Surono

57 tahun lalu

Edo Kondologit Blak-Blakan Tak Ingin Terikat Lagi ke Partai Politik usai Mundur dari PDIP

57 tahun lalu

Mundur dari Anggota DPRD Papua Barat Daya, Edo Kondologit: Saya Tidak Nyaman

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Alasan Edo Kondologit Mundur dari Anggota DPRD Papua Barat Daya dan PDIP

57 tahun lalu

Politisi PDIP Bongkar Kegelisahan Jokowi Terhadap Masa Depan Gibran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal