Dialog Secara Virtual, Kades di Rembang Ini Sanggah Pernyataan Mendes PDTT

Musyafa
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar saat menggelar kunjungan kerja di Rembang, Jumat (17/9/2021). Foto: iNews/Musyafa Musa.

Jika kebijakan tepat sasaran, dia optimis Indonesia terbebas dari kemiskinan ekstrim pada tahun 2024.

“Ada BST, BLT, PKH. Kalau bisa simultan dan tepat sasaran, saya optimis bisa terbebas. Kalau kemiskinan ekstrim sudah bebas, baru kita memikirkan kemiskinan yang tidak ekstrem, “ ucapnya. 

Pernyataan sang menteri, menuai sanggahan dari Kepala Desa Tlogomojo, Rembang yang juga Ketua Paguyuban Kades se Kecamatan Rembang Kota, Nurcholis.

Dalam sesi tanya jawab secara virtual, Nurcholis menyampaikan bagaimana mau menurunkan angka kemiskinan ekstrim, kalau ternyata belakangan ini banyak pemangkasan penerima bantuan sosial maupun BPJS Kesehatan yang justru menimpa mereka. 

Bahkan hal itu juga kaum disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Kalau kondisi ini berlarut-larut, menurut Nurcholis yang miskin akan tetap miskin.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jusuf Kalla Sebut Faktor Kemiskinan Picu Kasus Siswa SD Bunuh Diri di Ngada NTT

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Rembang, Truk Tronton Tabrak 3 Motor 1 Tewas

57 tahun lalu

5 Remaja Pendaki Gunung Argopuro Hilang Tersesat, Ditemukan di Tepi Jurang

57 tahun lalu

Didukung Perindo, Nelson-Kris Siap Bawa Gorontalo Mentas dari Kemiskinan

57 tahun lalu

Isi Kuliah di Ponpes Gus Baha, Anies Baswedan Tanggapi Dorongan Masuk Capim KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal