Untuk belajar di sana, Pradana mendapatkan beasiswa penuh sekaligus biaya hidup dengan nilai Rp2,9 miliar.
Pemuda asal Laweyan, Solo ini pun mengisi waktu senggangnya dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat sosial. Salah satunya yakni bersama dengan Komunitas Peduli Pariwisata Indonesia (KPPI) membantu menghadapi pandemi corona.
Salah satu agenda yang sudah terjadwal yakni pameran bertajuk City Rebranding. Kegiatan tersebut nantinya juga akan mengikutsertakan pematung Yusman dengan salah satu karyanya berupa patung RA Kartini yang dipasang di Pracimosono Kepatihan Yogya.
“Saya ingin membantu dengan apa yang saya bisa,” ucapnya.
Sementara Anindita mengatakan di masa pandemi ini generasi muda harus ekstra bersemangat menjalani hidup. Semuanya harus tetap menataai anjuran pemerintah dalam memerangi wabah.
"Banyak hal kreatif yang bisa menjadi inspirasi bagi sekitar dan membawa semangat optimisme di masa ini. Ayo menjadi penyebar semangat bagi yang lain," katanya