Salah satu pengunjung posko, Judi Fajeri mengaku sempat khawatir dengan pemberitaan penyebaran virus korona. Dia sengaja memanfaatkan keberadaan posko ini agar tidak salah informasi.
"Karena bisa mengakibatkan kematian, saya mencoba memanfaatkan posko ini. Setelah mendapatkan penjelasan dari dokter yang bertugas, kekhawatiran saya mulai berkurang," ucap Judi.
Sementara itu, petugas posko kesehatan Indraswari menjelaskan, mobil ambulans disiapkan untuk mengantisipasi adanya pasien yang dirujuk ke RSUD Loekmono Hadi Kudus ketika memeriksakan diri ke posko.
Dia mengungkapkan, sebagai deteksi dini virus korona dari luar daerah, posko sengaja ditempatkan di dekat terminal pintu masuk Kota Kudus.
Rencananya posko tersebut disiagakan hingga tanggal 8 Februari 2020 dan dapat diperpanjang lagi dengan menyesuaikan kondisi penyebaran virus tersebut.