Desa di Magelang Ini Manfaatkan Limbah Tahu Jadi Biogas untuk Bahan Bakar Rumah Tangga

Puji Hartono
Warga di Desa Sambak, Kecamatan Kajoran, Magelang saat memanfaatkan biogas untuk memasak. Foto: iNews/Puji Hartono.

Gas metan yang diserap, membuat air limbah tahu jadi ramah lingkungan. Bahkan keberadaannya bisa dijadikan pupuk organik. 

Setiap satu rumah yang  memanfaatkan biogas, dikenakan biaya Rp15.000 per bulan untuk keperluan perawatan. Biaya yang dikeluarkan, jauh lebih hemat dibanding mengunakan gas komersial yang mencapai Rp100.000 per bulan. 

Keberhasilan memanfaatkan limbah tahu jadi biogas, mengantarkan Desa Sambak meraih penghargaan desa mandiri energi tingkat Provinsi Jawa Tengah. Selain itu juga penghargaan Program Kampung Iklim Lestari dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2021.

Hingga kini desa di lereng Gunung Sumbing tersebut terus melakukan pengembangan. Harapannya nanti, seluruh warga desa dapat merasakan mafaat dari limbah pengolahan tahu. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panitia Temukan Kecurangan Peserta UTBK di Magelang, Gunakan Perangkat di Telinga

57 tahun lalu

Jenazah Sertu Nur Ichwan Gugur di Lebanon Akan Dimakamkan di Dekat Ayahnya di Magelang

57 tahun lalu

Update Korban Banjir Lahar Dingin Merapi, 3 Ditemukan Tewas 2 Hilang

57 tahun lalu

Sopir Mengantuk, 3 Truk Kecelakaan Beruntun di Magelang Terekam CCTV

57 tahun lalu

Longsor Tutup Jalur Magelang–Boyolali, Alat Berat Dikerahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal