Demo Besar di Pati Ricuh, Komnas HAM Telusuri Dugaan Kekerasan dan Pelanggaran Prosedur

Lazarus Sandy
Wakil Ketua Bidang Eksternal Komnas HAM, Pramono Ubaid Tanthowi. (Foto: Lazarus Sandy).

PATI, iNews.id - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyoroti demonstrasi besar pada 13 Agustus lalu di Kabupaten Pati, Jawa Tengah yang menuntut Bupati Sudewo mundur. Demonstrasi tersebut berakhir ricuh.

Wakil Ketua Bidang Eksternal Komnas HAM, Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan, telah berada di Pati sejak Kamis (14/8/2025) untuk memantau situasi. 

Pihaknya mengumpulkan data dari berbagai sumber, termasuk media, video dan informasi dari aliansi peserta aksi. Data tersebut kemudian diklarifikasi langsung ke Polresta Pati.

Klarifikasi dilakukan untuk menelusuri dugaan kekerasan berlebihan dan prosedur pengamanan yang diterapkan aparat. Pengamanan tersebut melibatkan personel gabungan dari Polresta Pati, polres sekitar, TNI, pemadam kebakaran dan instansi lainnya.

Baca Juga

"Coba mendapatkan informasi berapa kekuatan yang dikerahkan, satuan apa saja lalu apakah prosedurnya dijalankan dengan benar atau tidak, apakah ada tindakan kekerasan yang berlebihan seperti penyiksaan. Itu yang kita gali tadi dari pejabat Polresta Pati,"  ujar Pramono Ubaid, Sabtu (16/8/2025).

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo Bupati Pati Ricuh, 34 Orang Luka-Luka 7 di Antaranya Polisi

57 tahun lalu

Bupati Pati Tolak Mundur dari Jabatan, Siap Hadapi Rakyat!

57 tahun lalu

Final Sepak Bola Tarkam di Kendal Ricuh, 2 Kelompok Suporter Baku Hantam

57 tahun lalu

Karyawan Minimarket di Jombang Demo Tolak Penghapusan Upah Lembur Hari Libur Nasional

57 tahun lalu

Ricuh di Depan Lapas Narkotika Sungguminasa, 8 Orang Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal