Koordinator aksi, Memo Gunawan Gea, menegaskan bahwa demonstrasi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi ekonomi masyarakat dan penggunaan anggaran negara.
"Kami menuntut penghentian pemborosan APBN, evaluasi KDMP dan MBG yang kami rasa ini merugikan masyarakat belum lagi diawali dengan korupsi oleh kepala BGN. Oleh karena itu dengan segala kerasahan kami, turun kejalan," ujar Memo Gunawan di lokasi.
Ketegangan akhirnya mereda setelah Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, dan Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, menemui massa di depan gerbang gedung DPRD.
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara mahasiswa dan pemerintah daerah untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.