Deklarasi JKSN, Umi Azizah: Menangkan Jokowi-Kiai Ma'ruf Jihad Akbar

Ihya Ulumuddin
Ketua Dewan Pengarah JKSN Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri deklarasi JKSN di GOR Indoor Trisanja, Slawi, Kabupaten Tegal, Jateng. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

"Pak Jokowi juga yang mengesahkan perppu ormas yang melarang organisasi masyarakat yang anti pancasila," kata Umi Azizah yang kini juga menjabat sebagai Bupati Tegal itu. 

Sehingga, menurutnya, tidak ada alasan lagi bagi warga NU, jaringan kiai santri untuk tidak memilih Jokowi-Ma'ruf.  Di depan ribuan warga dan juga Muslimat NU, dia menegaskan jika nomor 1 sudah lengkap maka tak perlu lagi memilih nomor 2.

Apa yang disampaikan Umi Azizah diamini oleh Ketua Dewan Pengarah JKSN Khofifah Indar Parawansa. Gubernur Jawa Timur terpilih 2019-2024 itu mengatakan, bahwa di tangan Jokowi-Ma'ruf, ahlusunnah waljamaah bisa dititipkan. "Di pasangan nomor 1, ada Pak Jokowi dan ada Kiai Ma'ruf.  Di sana kita bisa menitipkan ahlusunnah waljamaah. Maka pilpres adalah jihad besar," kata Khofifah. 

Terutama yang juga diperjuangkan dalam Pilpres ini adalah pertarungan mempertahankan NKRI dan Pancasila.  "Karena ini akan menjadi bagian dari pertarungan besar. Kita harus hati-hati pada mereka yang siap-siap mendirikan khilafah di Indonesia. Kalau sistemnya negara khilafah maka pemimpinnya adalah khalifah," tandas Khofifah.

Untuk itu,  kiai NU dan warga NU yang punya kontribusi besa lahirnya NKRI patut siaga saat ada yang ingin mengusik Pancasila dan NKRI. Apa yang harus diperjuangkan JKSN kali ini bukan hanya semata soal Pilpres. Tapi, disampaikan Khofifah, adalah bagaimana bisa sama-sama menjaga agama dan mengatur negara. 

Di sisi lain Khofifah mengatakan hari ini, JKSN banyak gerak untuk kampanye Jokowi-Ma'ruf. Hari ini saja di Jawa Tengah ada dua titik deklarasi. Selain Tegal JKSN juga deklarasi di Batang. "Kita tidak dalam posisi mematok angka target kemenangan.  Saya selalu bilang target kami adalah bisa menang siginifikan.  Hitungan kami bisa selisih 20 persen dari kompetitor," tandas Khofifah. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahasiswi Bunuh Bayi di Kamar Kos Tegal Ditangkap, Polisi Buru Sang Pacar

57 tahun lalu

Tiba di Tegal, Jenazah Korban Ke-18 Kecelakaan Bus ALS di Sumsel Disambut Isak Tangis

57 tahun lalu

Pembobol Minimarket di Pemalang Ditangkap di Tegal, Diduga Beraksi di 8 Lokasi

57 tahun lalu

Kadis ESDM Jatim Ditahan Kasus Pungli Izin Tambang, Ini Reaksi Khofifah

57 tahun lalu

Kronologi Mayat Bayi Ditemukan Membusuk dalam Lemari Kamar Kos di Tegal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal