Dalam waktu sehari ia mampu membuat dua buah tas. Kerajinan itu dia buat murni dari bungkus kopi dengan bahan tambahan yakni resleting.
Sementara Sutarman, menambahkan selain kerajinan itu, kelompoknya juga mendaur ulang sterofoam menjadi berbagai barang. Antara lain, paving blok karakter, hiasan kamar untuk anak dan miniatur ikan.
"Kemudian yang dari bahan bungkus kopi juga kita buat menjadi taplak dan hiasan bergambar kartun untuk anak-anak," tandasnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Nani Lestari mengatakan Pemkot Tegal memiliki komitmen terhadap permasalahan sampah. Apalagi, terbatasnya lahan pembuangan akhir.
"Kita sudah harus mengubah alur pengelolaan sampah yang semula kumpul, angkut, buang ke TPA. Menjadi kumpul, proses, jadikan rupiah,” ungkapya.