Dampak Larangan Mudik, Sejumlah Agen Bus di Blora Memilih Tutup

Heri Purnomo
Sejumlah agen bus di Blora memilih tutup setelah adanya larangan mudik akibat virus corona. (Foto: iNews/heeri Purnomo)

BLORA, iNews.id - Sejumlah agen bus di Kabupaten Blora, Jawa Tengah menutup usahanya. Hal ini merupakan dampak adanya larangan mudik oleh pemerintah sejak Jumat pekan lalu. Padahal biasanya, saat puasa Ramadan hingga Lebaran seperti saat ini, mereka bisa mendapat keuntungan lebih besar.

Kebijakan larangan mudik saat pandemi corona, membuat sejumlah agen bus di Blora tidak mendapat penghasilan sama sekali. Beberapa di antara mereka memilih berdiam di rumah, sambil bekerja serabutan.

Menurut Mimin, salah satu agen bus di Terminal Ngawen, Blora, sejak pandemi Covid-19, penurunan penumpang bus sangat drastis. Rata-rata perhari hanya ada tujuh orang penumpang.

“Semenjak Covid, rata-rata dapat tujuh. Dampake ya terasa semua ini (dampaknya terasa semua ini), penumpang berkurang drastis,” kata Mimin, di Terminal Ngawen, Blora, Senin (27/4/2020).

Sejumlah agen bus berharap agar kondisi ini bisa segera berakhir. Karena larangan mudik sangat memengaruhi kehidupan mereka.

Editor : Dewi Mustika
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penjualan Ilegal 200 Tabung Elpiji Bersubsidi di Blora Digagalkan Polisi

57 tahun lalu

Tragis! Bocah 10 Tahun di Blora Tewas akibat Ledakan Petasan

57 tahun lalu

Sempat Viral, Pria di Blora Rusak Jalan Cor yang Masih Basah Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Pria Penendang Kucing hingga Mati Ditetapkan Tersangka, Terancam 1 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Babak Baru Kasus Viral Pria Tendang Kucing hingga Mati di Blora, Masuk Penyidikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal