Dampak Kenaikan BBM, Harga Kebutuhan Pokok di Banjarnegara Merangkak Naik

Elis Novit
Sejumlah kebutuhan pokok yang dijual di pasar tradisional Kabupaten Banjarnegara. Foto: iNews/Elis Novit.

BANJARNEGARA, iNews.id – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Banjarnegara merangkak naik menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Akibatnya para pedaganng mengalami penurunan omzet hingga 50 persen. 

Harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan antara lain telur dari Rp28.000 menjadi Rp32.000 per kilogram. Mi instan naik dari Rp100.000 menjadi Rp110.000 per karton. 

Berikutnya minyak kemasan naik dari Rp192.000 menjadi Rp202.000 per karton. Gula pasir dari Rp13.000 menjadi Rp15.000 per kilogram. 

“Kenaikan harga di hampir semua jenis sembako membuat omzet turun sampai 50 persen. Banyak pembeli yang mengurangi jumlah belanjaan untuk berhemat di tengah banyaknya kebutuhan,” kata salah satu pedagang, Musringah, Selasa (6/9/2022). 

Warga berharap pemerintah melakukan evaluasi terhadap kebijakan menaikkan harga BBM mengingat berdampak pada setiap aspek kehidupan. 

Saat perekonomian kembali menggeliat pasca-terpuruk akibat pandemi Covid 19, kini harus kembali diuji dengan kenaikan harga BBM. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Solar Langka di Tuban, Sopir Truk Antre Berjam-jam di SPBU

57 tahun lalu

Polda Sulsel Bongkar 37 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp69,9 Miliar

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Gudang Solar Subsidi di Solok, Diduga untuk Tambang Ilegal

57 tahun lalu

Tak Bisa Berenang, Santri di Banjarnegara Hilang Terseret Arus Sungai Serayu

57 tahun lalu

Kronologi Mantan Sopir Bakar Mobil Kades Hoho, Pelaku Siapkan Bensin dan Obor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal