Dampak Kebakaran Pabrik Pupuk di Demak, 11 Bayi Baru Lahir Dievakuasi ke RS Semarang

Sukmawijaya
Petugas mengevakuasi bayi baru lahir yang masih di dalam inkubator, akibat dampat kebakaran yang melanda pabrik pupuk di Demak.(Sukmawijaya)

DEMAK, iNews.id -Evakuasi pasien terus dilakukan pihak rumah sakit Pelita Anugerah hingga Jumat (22/7/2022) dini hari. Evakuasi dilakukan akibat terdampak kebakaran yang melanda pabrik pupuk CV Saprotan Utama di jalan raya Semarang-Purwodadi, Kamis (21/7) petang.

Evakuasi puluhan pasien termasuk belasan bayi tersebut dibantu personel Polres Demak, Kodim 0716 serta relawan ke sejumlah rumah sakit di Kota Semarang dan Kabupaten Demak

Sebanyak 74 pasien, 11 di antaranya merupakan bayi yang baru lahir dan berada di dalam inkubator telah dievakuasi. 

Pengawas internal Rumah Sakit Pelita Anugerah Andreas mengatakan meski api tidak sampai menjalar, namun asap dan material bahan kimia yang meledak masuk ke area rumah sakit.

“Hingga Jumat dini hari, tercatat sebanyak 74 pasien,11 di antaranya merupakan bayi dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Kota Semarang dan Kabupaten Demak,” katanya.

Hingga menjelang dini hari, belasan ambulans terus beroperasi melakukan evakuasi pasien. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut dan puluhan pasien segera mendapat penanganan dari tim medis.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Truk Tangki BBM Terbakar di Tol Cisumdawu, Arus Lalin Macet Parah

57 tahun lalu

Kebakaran di Belakang Kantor Damri Makassar Nyaris Merembet ke Permukiman, Warga Panik

57 tahun lalu

Kebakaran di Kantor Damri Makassar, 4 Bus dan 3 Truk Ludes Dilalap Api

57 tahun lalu

Kios BBM Eceran Terbakar di Sumba Timur, 4 Orang Sekeluarga Tewas

57 tahun lalu

Kapal Nelayan Terbakar di Pelabuhan Tegal, 3 Mobil Damkar Dikerahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal