Dampak Harga BBM Naik, Peternak di Cilacap Jual Semua Ayam karena Bangkrut

Heri Susanto
Kandang peternak ayam di Kabupaten Cilacap yang kosong karena bangkrut sebagai dampak kenaikan harga BBM. Foto: iNews/Heri Susanto.

CILACAP, iNews.id Peternak ayam di Kabupaten Cilacap semakin terpuruk sebagai dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Bahkan ada yang gulung tikar dengan menjual semua ayamnya karena sudah tak mampu membeli pakan. 

Kondisi itu dialami Saikun, peternak ayam petelur di Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap. Setelah kenaikan harga BBM, kandang miliknya kosong dan tak satu pun ayam tersisa. 

“Saya terpaksa menjual semua ayam karena tak sanggup lagi membiayai ongkos pemeliharaan,” kata Saikun, Selasa (20/9/2022). 

Sebanyak 400 ekor ayam petelur telah dijual dengan harga Rp30.000 per ekor. Padahal sebelumnya, ia membeli ayam dengan harga Rp45.000 per ekor. 

Saikun terpaksa menjual ayamnya dengan harga murah untuk menghindari kerugian yang lebih besar. Kini Saikun hanya pasrah melihat kandang ayamnya dalam kondisi terbengkalai.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tangkap Komplotan Curanmor, Polisi Dobrak Pintu dan Pecahkan Kaca Jendela Hotel di Cilacap

57 tahun lalu

Hiu Tutul Sepanjang 6,5 Meter Mati Terdampar di Pantai Kenari Cilacap

57 tahun lalu

Jelang Iduladha, Kambing Kurban Ramai-Rami Bersolek ke Salon Hewan di Cilacap

57 tahun lalu

Ribuan Nelayan Pati Demo di Kantor Bupati, Protes Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi

57 tahun lalu

Cuaca Ekstrem di Cilacap, 17 Rumah Warga Rusak akibat Hujan Deras dan Angin Kencang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal