Dampak Cuaca Buruk, Cabai Petani di Banjarnegara Membusuk

Elis Novit
Buah dari tanaman cabai milik petani di Kabupaten Banjarnegara yang membusuk sebagai dampak cuaca buruk. Foto: iNews TV/Elis Novit.

BANJARNEGARA, iNews.id - Cuaca buruk mengakibatkan para petani di Kabupaten Banjarnegara terancam gagal panen. Puluhan kilogram cabai rawit merah membusuk dan tak bisa dijual.  

Harga cabai rawit merah saat ini terus meroket dan menembus Rp80.000 per kilogram. Namun, kenaikan harga tak dirasakan petani cabai di Desa Depok, Kabupaten Banjarnegara. 

Sebab tanaman cabai petani diserang hama jamur atau patek yang mengakibatkan gagal panen. Hasil panen menurun hingga 50 persen dibanding biasanya. 

"Jika dari 7.000 pohon biasanya mampu menghasilkan 6-7 kuintal. Tapi saat ini hanya 2-3 kuintal," kata salah satu petani cabai, Yanto, Kamis (12/1/2023). 

Dalam sehari, petani harus membuang puluhan kilogram cabai rawit merah yang busuk di pohon. Cabai dibuang agar tidak menular ke tanamam cabai lainnya. 

Upaya penyemprotan dan pemupukan antijamur sebelumnya telah dilakukan petani. Meskipun sudah menghabiskan biaya banyak, serangan hama patek tetap merusak tanaman cabai siap panen. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Tak Bisa Berenang, Santri di Banjarnegara Hilang Terseret Arus Sungai Serayu

57 tahun lalu

Kronologi Mantan Sopir Bakar Mobil Kades Hoho, Pelaku Siapkan Bensin dan Obor

57 tahun lalu

Terungkap! Sakit Hati jadi Motif Mantan Sopir Bakar Mobil Kades Hoho Banjarnegara

57 tahun lalu

Polisi Tangkap Pembakar Mobil Kades Hoho Banjarnegara, Ternyata Mantan Sopir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal