Menurutmya, kartu prakerja yang juga masuk dalam jaring pengamanan ekonomi sebagai dampak Covid-19 merupakan bantuan berupa biaya pelatihan. Ditujukan bagi masyarakat Indonesia yang ingin memiliki atau meningkatkan keterampilannya.
"Jawa Tengah mendapat kuota Kartu Prakerja sebanyak 241.705 buah. Untuk teknis sedang disiapkan, apalagi ini data penerimanya sangat dinamis," ujarnya.
Untuk mendapatkan kartu tersebut, sesuai petunjuk Kementerian Tenaga Kerja, masyarakat terlebih dahulu mesti mendaftar online di laman prakerja.go.id.
Bukan hanya mereka yang ditimpa PHK atau dirumahkan, kartu tersebut juga berlaku untuk para pencari pekerjaan atau semua warga Indonesia yang berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang sekolah/kuliah.
"Pendaftaran dibuka 7 April online. Untuk Jawa Tengah total anggarannya mencapai Rp1,497 triliun," katanya.